Rabu, 10 Mei 2017

GERAK MELINGKAR


Gerak Lingkaran Beraturan

             Gerak melingkar gerak melingkar beraturan merupakan beraturan merupakan gerak benda yang gerak benda yang lintasannya berupa lintasannya berupa lingkaran, kelajuan lingkaran, kelajuan benda tetap dan arah benda tetap dan arah kecepatannya berubah –kecepatannya berubah – ubah dengan teraturubah dengan teratur (Gerak Melingkar adalah gerak suatu benda yang membentuk lintasan berupa lingkaran mengelilingi suatu titik tetap.
Banyak dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat benda-benda yang bergerak melingkar misalnya gerak jarum jam, gerak roda mobil atau motor, putaran baling-baling helicopter, kipas angin, putaran compact disk, rotasi bumi, gerak Roler coaster dan lain-lain yang semuanya memiliki lintasan melingkar.

Besaran Fisika Dalam Gerak Melingkar
Periode (T) waktu yang diperlukan benda untuk menempuh lintasan satu lingkaran penuh.

                      
         T = 1/f   (sekon)

Frekuensi (f)
Banyaknya lintasan lingkaran penuh yang ditempuh benda dalam waktu satu sekon.

                                 
f = 1/T     (hz)
Kelajuan Linier (v)
adalah kelajuan linier atau kelajuan tangensial. Misalnya kita memutar bola pada seutas tali, ketika tiba-tiba tali putus maka bola itu akan bergerak tidak lagi melingkar tetapi menjadi lurus, arahnya tegak lurus (tangensial)


                                 
V = 2 Л r / T   
Dengan :
           v = kelajuan linier (m/s)
           r = jari-jari lingkaran
           T = periode (sekon)

Kecepatan Sudut (ω)
Besarnya sudut yang telah ditempuh dalam selang waktu tertentu. 
                                 
ω = 2 Л / T

Dengan 
:
           
ω = kecepatan sudut
           T = periode (sekon)

Percepatan Sentripetal (as)
Percepatan yang selalu mengarah ke pusat lingkaran.
                           as = v2/r

Dengan  :
           as = percepatan sentripetal (m/s2)

r  = jari-jari lingkaran (m)
v = kelajuan linear (m/s)

Gaya Sentripetal (Fs)
Sebelum membahas tentang gerak melingkar beraturan, mari kita lihat Contoh tentang gaya sentripetal sebentar. Yaitu :


Gambar tersebut menunjukan bahwa Gaya yang arahnya menuju pusat lingkaran.

                           Fs = mv2/r
Dengan :
           Fs = Gaya sentripetal (N)
           m  = massa benda (kg)
           v   = kelajuan linear ( m/s)
           r   = jari-jari lingkaran (m)


Arah yang berubah, yang selalu mengubah arah gerak benda agar menempuh lintasan berbentuk lingkaran)

0 komentar:

Posting Komentar