Rabu, 10 Mei 2017

GERAK DUA DIMENSI

Gerak Dua Dimensi
Gerak dua dimensi merupakan gerak yang dapat diuraikan menjadi 2 arah koordinat yaitu sumbu-x dan sumbu-y. Gerak dua dimensi berbeda dengan gerak lurus (materi kelas X) yang hanya satu dimensi. Contoh-contoh gerak 2 dimensi salah satunya gerak parabola.bentuk gerak dalam dua dimensi tersebut kita sepakati dengan nama gerak peluru,yaitu dengan mengabaikan gesekan udara dan rotasi bumi. Dengan asumsi tersebut, sebuah benda dalam gerah peluru akan memiliki lintasan berbentuk parabola.

 Vektor Posisi
Vektor posisi merupakan besaran vektor suatu posisi tertentu yang diukur dari titik pusat (titik acuhan). Perhatikan ilustrasi berikut.
   
 Posisi r (x,y) jika dinyatakan pada vektor posisi adalah r = x i + y j              Besar vektor r dinyatakan : 
Contoh :
Suatu benda berada 6 satuan pada sumbu x positif dan 8 satuan dari y positif. Maka vektor posisi dan besar jarak posisi dari pusat sumbu koordinat adalah ?
diketahui x = 6 satuan dan y = 8 satuan, maka :
Vektor posisi : r = 6 i + 8 j
Besar vektor posisi :
 Vektor Perpindahan
Suatu benda dikatakan melakukan perpindahan jika posisi dari benda tersebut mengalami perubahan terhadap titik acuan. Vektor perubahan posisi disebut dengan vektor perpindahan. Berikut uraian tentang vektor perpindahan.

Posisi pertama (rP) =  Xi + yj
Posisi kedua (rQ) = Xi + yj
Maka vektor perpindahanya = r
PQ = (xi + yj)- (xi + yj) = (x– x)i - (y+ yP)j
Apabila x– x= ∆x    dan y– y  serta perpindahan yang dilakukan partikel rPQ  dinyatakan sebagai  ∆r    maka    ∆r =    ∆x i   +  ∆yj
Oleh karena besar perpindahan partikel ∆r  sama dengan panjang vektor  ∆r  maka dapat dituliskan


Arah perpindahan partikel dapat ditentukan dari besar sudut yang dibentuk oleh vektor perpindahan ∆r terhadap sumbu –x .perhatikan gambar diatas
Apabila sudut yang dibentuk  oleh vektor perpindahan ∆r terhadap sumbu –x adalah θ , arah perpindahan vektor ∆r  dinyatakan sebagai :        




0 komentar:

Posting Komentar