Karakter diartikan dalam Kamus Lengkap Bahasa Indonesia
sebagai sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan
seseorang dari yang lain, tabiat, dan watak. (Kamisa, 1997:21) Dengan demikian,
mahasiwa berkarakter artinya mahasiswa yang memiliki kualitas mental, kekuatan
moral, akhlak, atau budi pekerti yang berasal dari nilai-nilai, dan mempunyai
keyakinan yang tertanam dalam jiwa sehingga muncul kepribadian khusus yang
melekat pada dirinya.
Pendidikan karakter menjadi tema peringatan Hari Pendidikan
Nasional (Hardiknas) tahun ini. Pendidikan karakter tidak hanya membangun
karakter pribadi berbasis kemuliaan tetapi secara bersamaan membangun karakter
kemuliaan sebagai bangsa. Karakter akan terbentuk sebagai hasil pemahaman 3
hubungan yang pasti dialami setiap manusia (triangle relationship), yaitu
hubungan dengan diri sendiri (intrapersonal), dengan lingkungan (hubungan
sosial dan alam sekitar), dan hubungan dengan Tuhan YME (spiritual). Ketiga
hubungan itu harus berjalan berdampingan untuk menjadi mahasiswa berkarakter.
Dengan demikian, mahasiswa yang berkarakter mulia tidak akan
terjerumus ke dalam tindakan-tindakan anarkis dan merugikan orang lain.
Mahasiswa yang nota bene dianggap sebagai kelompok terdidik seharusnya
memberikan contoh yang baik kepada masyarakat yang tingkat pendidikannya masih
rendah. Demo boleh, tapi demo yang tidak disertai dengan tindakan merusak
lingkungan, meresahkan masyarakat, dan menghancurkan. Mahasiswa lebih mengerti
yang baik dan buruk ketimbang siswa SD, SMP, ataupun SMA, berikut pengertian
mahasiswa berkarakter menurut beberapa sumber:
- Pengertian Definisi Mahasiswa dalam peraturan pemerintah RI No.30 tahun 1990 adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di perguruan tinggi tertentu.
- Menurut Sarwono (1978) mahasiswa adalah setiap orang yang secara resmi terdaftar untuk mengikuti pelajaran di perguruan tinggi dengan batas usia sekitar 18-30 tahun.
Dari pengertian itu dapat
disimpulkan bahwa, mahasiswa adalah status yang disandang oleh seseorang yang
terikat di suatu perguruan tinggi, baik di universitas, institute, maupun
akademi dan diharapkan menjadi calon-calon intelektual. Bagi yang sudah
menyandang gelar mahasiswa, maka jadilah mahasiswa yang baik, cerdas,
intektual, kritis, logis, berkarakter baik, berbudi luhur, dan berbuat baik
terhadap sesama. Pasti akan sukses sekali jadi mahasiswa, dan dapat
membanggakan kedua orangtua kita meski telah tiada.
Mahasiswa
yang berkarakter itu adalah mahasiswa yang memiliki wawasan kebangsaan biasanya
mempunyai kepekaan sosial yang tinggi terhadap permasalahan yang sedang
dihadapi oleh bangsa. Mahasiswa berkarakter juga haruslah memiliki sopan santun
dalam perbuatan, saling menghormati orang tua, kakak angkatan, maupun kepada
saudara yang usianya lebih muda dari kita. Ada beberapa macam karakter yang
perlu dimiliki oleh tiap mahasiswa agar dapat menjadi pemimpin yang kelak dapat
memimpin bangsa ini dengan baik. Karakter-karakter tersebut diantaranya:
- Beretika.
- Berwawasan luas.
- Bertanggung jawab.
- Pintar, rajin, dan aktif.
- Memiliki rasa kasih sayang yang tinggi kepada sesama moralitas kemahasiswaan bukanlah mahasiswa yang sebenarnya.
Marilah kita sebagai mahasiswa yang bergelar agen perubahan,
berusaha untuk membangun karakter mulia agar bisa menularkannya kepada
masyarakat. Inilah salah satu bentuk pengabdian kita kepada bangsa.
Sumber : www.kompasiana.com







0 komentar:
Posting Komentar